SOFTWARE PHOTOSHOP
Teknologi
Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dalam berbagai
cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas, yaitu informasi yang
relevan, akurat dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi,
bisnis, dan pemerintahan dan merupakan informasi yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi dalam pendidikan menjadi salah satu kajian
yang banyak mendapat perhatian di lingkungan ahli pendidikan. Kajian
tersebut pada hakekatnya merupakan usaha dalam memecahkan masalah belajar
manusia (human learning). Solusi yang diambil melalui kajian teknologi dalam
pendidikan bahwa pemecahan masalah belajar perlu menggunakan
pendekatan-pendekatan yang tepat dengan banyak memfungsikan pemanfaatan sumber
belajar (learning resources).
Perkembangan
tekhnologi telah mendekatkan dunia desain grafis kepada kehidupan banyak orang.
Sekarang hampir semua informasi atau pesan di upayakan di tampilkan semenarik
mungkin.perkembangan aplikasi komputer, termasuk aplikasi desain grafis, telah
membuat manipulasi gambar menjadi sangat mudah di lakukan bagi semua orang dan
hasilnya juga tidak mengecewakan, bahkan mungkin istimewa untuk karya individu
yang tidak berkompeten di bidang desain grafis, alias awam.
https://www.youtube.com/watch?v=Wsy4xKlfYkg
Adobe Photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop,
adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang
dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak
ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga
dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah
gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang
pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut
dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe
Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas
adalah Adobe Photoshop CS4 , versi keduabelas adalah Adobe Photoshop CS5 , dan
versi yang terakhir (ketigabelas)adalah Adobe Photoshop CS6. Photoshop tersedia
untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat
digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak
tertentu seperti CrossOver (Hog Pictures, 2015).
Sejarah Adobe Photoshop
Seorang
profesor dari Michigan (USA) bernama Glenn Knol membuat sebuah eksperimen untuk
mengolah foto secara digital. Dengan alat seadanya, sang profesor bekerja keras
di ruang gelap (dark room) milik pribadinya. Beliau memiliki dua orang anak
yang bernama: John Knoll dan Thomas Knoll. Kedua anak tersebut meneruskan
cita-cita ayahnya untuk membuat sebuah program pengolah gambar secara digital
tersebut. Adalah Kakak-beradik Thomas dan John Knoll memulai pengembangan
Photoshop di tahun (1987).
Pada
tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis
sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada
layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya
John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang
merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting
gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988
untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah
namanya menjadi ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya
menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner
Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide
scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan"
dengan cara ini.
Selama
waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi
program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur
seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan memutuskan untuk
membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.[1] Sementara
John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk
menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk
Macintosh.Versi 1 dirilis oleh Adobe pada tahun (1990). Versi awal Photoshop
yang diberi nama "Knoll Software" dirilis sebelum kerjasama dengan
Adobe resmi dibuat.
Photoshop
versi pertama ini berukuran 1.4 MB. Lebih jauh, aplikasi Photoshop 0.63 lengkap
dengan manual online dapat disimpan dalam disket dan bahkan masih menyisakan
200kb ''disk space'' bebas.Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk
menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini
juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk (World Wide Web). Beberapa
versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, (Adobe ImageReady), untuk
keperluan tersebut.
Photoshop
juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media,
animasi, dan ''authoring'' buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop,
.PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady, Adobe Illustrator, Adobe
Premiere Pro, Adobe After EffectsAfter Effects dan Adobe Encore DVD untuk
membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-''linear'' dan
layanan ''special effect'' seperti ''background'', ''tekstur'', dan lain-lain
untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS
dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol button DVD.
Versi
terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini
dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2. CS merefleksikan integrasi produk
Photoshop dengan aplikasi Adobe Creative Suite. Creative Suite buatan Adobe dan
disebut "2" karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe
mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2
seperti multiple layer selecting dan warp," versi kurva dari transform
tool dan ''color replacment tool'', yang sebelumnya hadir sebagai ''plug-in'
Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter "reduce
grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang
diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk "memperjelas" perbedaan
produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan
lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda
sejak versi 3 sampai versi 7. Photoshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu
sebagai ikon dan bentuk identifikasi.
Versi
beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember
2006.Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai logonya,
Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf 'Ps' berwarna
putih dan berlatar belakang biru-gradien. Versi terakhirnya dilengkapi dengan
''Adobe Camera RAW'', sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang
dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya
langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop
7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD. (Batopie, 2015)
Komponen Adobe Photoshop
Mengenal Gambar Bitmap
Suatu
foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik
warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah
penting, yaitu:
- Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).
- Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white) (Nindasabrina, 2013)
Fitur – Fitur
Meskipun
pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan
berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk
memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan
aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop
juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media,
animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop,
.PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe
Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional,
menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect
seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan
televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan
untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan
beberapa model warna:
· RGB
color model
· Lab
color model
· CMYK
color model
· Grayscale
· Bitmap
· Duotone
Versi
terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini
dipasarkan dengan nama “Photoshop CS2.” “CS” merefleksikan integrasi produk
Photoshop dengan aplikasi “Creative Suite buatan Adobe dan disebut “2″ karena
program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua
produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple
layer selecting dan “warp,” versi kurva dari transform tool
dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in
8BF.
Untuk
para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter “reduce grain”
(mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada
kondisi kekurangan cahaya. Untuk “memperjelas” perbedaan produk CS dengan
produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop,
yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi
7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk
identifikasinya.
Ikon untuk Photoshop CS3 Beta.
Versi
beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember
2006. Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai
logonya, Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf ‘Ps’
berwarna putih dan berlatar belakang biru-gradien.
Camera RAW 3.x
Versi terakhirnya dilengkapi dengan Adobe
Camera RAW, sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat
membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung
ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1
dengan tambahan biaya $99 USD.
Secara
Photoshop adalah sebuah program penyunting gambar standar industri yang
ditujukan untuk para profsional raster grafik, harga yang ditawarkan pun cukup
tinggi; kira-kira US$600. Keadaan ini memancing beberapa programer untuk
merancang peralatan grafik (graphics tools) dengan harga yang lebih
terjangkau. Untuk menghadapi persaingan ini, dan untuk menghadapi pembajakan
produknya, Adobe memperkenalkan Photoshop Elements, sebuah versi lain dari
Photoshop yang lebih minimalis, dengan harga terjangkau; di bawah US$100.
Produk ini ditujukan untuk pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur
profesional.
Format File
Photoshop
memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor
seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa
format file khas:
- .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
- .PSB’ adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
- .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe (Akevia, 2014).
| Praktek
Aplikasi Adobe Photoshop
Salah satu kegunaannya yaitu adalah desainer dapat mengedit
foto seperti cara menghilangkan kantung mata.
1. Jalankan
adobe photoshop, lalu kelik menu file, klik open, kemudian klik pilih yang akan
di edit
2. Setelah
muncul gambar yang ingin di edit
3. Klik menu
brush tool
4. Klik edit in quick mask mode
5. Arahkan
brush tool pada area lingkar mata kanan dan kiri
6. Setelah selesai,
klik tool edit in standard mode (atau klik Q) otomatis area di luar lingkar mata
terseleksi
7. Pilih
magic wand tool, kemudian klik kanan pada bagian yang terseleksi tersebut,
pilih select inverse, maka lingkar mata akan terseleksi
8. Untuk
mengatur warna kantung mata agar sama dengan kulit wajah, klik menu layer
kemudian new adjustment dan curves
9.
Atur angka input dan output chanel
RGB sampaai di temukan warna kantung mata yang sesuai dengan kulit wajah
10. Hasilakhir
akan terlihat pada gambar di samping
11. Simpanhasilnya
| ||
| Referensi : |
Batopie, Rahman. (2015). Kupas
Tuntas Jendela Kerja Adobe Photoshop, [e-book], <
https://photoshopdesainlink.files.wordpress.com/2015/09/ebook-photoshopdesain-free-version.pdf>.
Hog Pictures. 2015. Pengertian
Atau Definisi Photoshop.
http://www.hog-pictures.com/2015/07/adobe-photoshop-history-and-
definition.html.
Riyanto, Slamet (2006). Praktikum Adobe Photoshop CS, [e-book],
http://www.jakapramana.com/2014/04/download-ebook-tutorial-belajar_18.html>









Komentar
Posting Komentar